
Oleh Agus rudiyono, S.Pd
Pendidikan jasmani merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional, yang memiliki tujuan untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya. Pendidikan jasmani dapati diartikan sebagai proses belajar untuk bergerak dan belajar melalui gerak. Maksudnya adalah untuk mencapai tujuan pengajaran, anak belajar dan dididik melalui gerak, selain itu anak diajarkan untuk bergerak guna membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Secara khusus fungsi pendidikan jasmani adalah “mengembangkan individu secara organik, neuromuskuler, perseptual, kognitif, dan emosional, serta sosial dalam kerangka pendidikan nasional” (Depdiknas, 2006: 4).
Kata media berasal dari kata medium yang secara harifiah artinya perantara atau pengantar. Banyak pakar tentang media pembelajaran yang memberikan batasan tentang pengertian media. Ashar Arsyad (2002:4) mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang mengantar informasi antara sumber dan penerima. Ashar Arsyad (2002:4-5) memberi batasan media sebagai semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar, ide, gagasan atau pendapat sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dapat dikemukakan itu kepada penerima yang dituju. Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksudmaksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran.
Banyak sekali jenis media yang sudah dikenal dan digunakan dalam penyampaian informasi dan pesan-pesan pembelajaran. Setiap jenis atau bagian dapat pula dikelompokkan sesuai dengan karakteristik dan sifat-sifat media tersebut. Sampai saat ini belum ada kesepakatan yang baku dalam pengelompokan media. Jadi banyak tenaga ahli mengelompokkan atau membuat klasifikasi media akan tergantung dari sudut mana mereka memandang dan menilai media tersebut.
Penggolongan media pembelajaran menurut Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Rohani (1997:16) yaitu:
Media pembelajaran sebagai alat bantu proses belajar dan pembelajaran adalah suatu kenyataan yang tidak biasa keberadaannya. Karena memang gurulah yang menghendaki untuk memudahkan tugasnya dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pembelajaran kepada siswa. Guru sadar bahwa tanpa bantuan media, maka materi pembelajaran sukar untuk dicerna dan dipahami oleh siswa, terutama materi pembelajaran yang rumit dan kompleks.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lompat kangkang adalah aktivitas melompat yang dilakukan dengan menggunakan kedua kaki yang terbuka lebar. Sementara itu, menurut Merriam Webster, straddle vault adalah aktivitas senam yang dilakukan dengan melewati sebuah benda, posisinya duduk namun kedua kaki terbentang lebar. Biasanya, loncat kangkang akan melompati sebuah peti. Tinggi peti loncat untuk putra adalah 136 sentimeter. Sementara peti lompat untuk putri mempunyai ukuran dengan tinggi 104 cm, panjang 120 cm, dan lebar bagian bawah 84 cm sedangkan lebar bagian atas adalah 41,5 cm. Berikut adalah langkah-langkah melakukan lompat kangkang:
Materi pelajaran loncat kangkang pun bisa menggunakan media yang di sederhanakan juga, Demikian juga yang terjadi saat proses pembelajaran loncat kangkang di SDN Mlatiharjo 01 Semarang khususnya pada pelajaran locat kangkang pada siswa kelas 5, dimana anak kelas 5 masih memiliki motivasi belajar yang masih kurang sehingga hasil yang di capai masih kurang maksimal, hal ini di karenakan beberapa faktor diantaranya mereka takut mencoba berlatih loncat kangkang dan sebagai alternatif untuk belajar saya menggunakan media kardus buat latihan, dimana dengan bantuan kardus ini anak tidak takut mencoba di karenakan tumpuan yang lunak serta dapat di susun sesuai dengan ketinggian.
Dan dari beberapa kali pertemuan latihan loncat kangkang ternyata ada hasil yang signifikan terhadap hasil lompatan yang di alami siswa kelas 5 SDN Mlatiharjo 01 Semarang, hal ini membuktikan bahwa latihan loncat kangkang dengan bantuan kardus sangat membantu siswa dalam mempelajari loncat kangkang. Dan media kardus disarankan untuk guru – guru penjasorkes sebagai bahan alternatif ketika sekolah belum memiliki peti lompat untuk latihan.